Nikmatilah Perbedaan!!!
5 Agustus 2010 at 10:29 36 komentar
Perbedaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa!
Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, warna-warni satwa, dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia. Bayangkan kalau kita hanya mengenal warna hitam saja! Alangkah gelapnya dunia ini!
Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul?!
Begitu pun dengan kehidupan, setiap insan selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan.
Tapi sayang, tidak semua orang mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan. Banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan alias mereka tidak mampu menikmatinya. Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya karena perbedaan. Entah itu perbedaan warna kulit, agama, suku bangsa, prinsip, atau sekadar pendapat. Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu yang bisa dihindari. Setiap orang lahir dengan perbedaan dan keunikannya masing-masing. Mulai dari perbedaan fisik, pola pikir, kesenangan, dan lain-lain.
Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama. Bahkan kesamaan pun sebenarnya tidak selalu menguntungkan. Coba bayangkan, seandainya semua orang memiliki kemampuan memimpin, lantas siapa yang mau dipimpin? Kalau semua orang menjadi orang tua, siapa yang mau jadi anak? Siapa juga yang akan menerima sedekah, jika semua orang ditakdirkan kaya? Perbedaan ada bukan untuk dijadikan alat perpecahan. Banyak hal positif yang bisa kita peroleh dengan perbedaan. Namun, tentu saja semua itu harus bersyarat. Nah, syarat apa saja yang harus dipenuhi?
Berikut di antaranya…
1. Cara pandang kita terhadap perbedaan.
- Berpikirlah positif dengan mensyukuri adanya perbedaan.
- Anggaplah perbedaan sebagai kekayaan.
- Cara pandang yang benar akan melahirkan sikap yang tepat.
- Ada baiknya kita mencari persamaan terlebih dahulu, sebelum mencari perbedaan.
2. Kelola perbedaan sebaik mungkin.
- Musyawarah untuk mencapai kesepakatan adalah jalan yang tepat untuk mengelola perbedaan.
- Berlatihlah utk menghargai, menerima, menjalankan dan bertanggungjawab terhadap keputusan bersama, meski berlawanan dengan ide awal kita.
3. Selalu posisikan segala sesuatu pada tempatnya.
- Saat bekerja sama dengan orang lain, salurkan potensi, karakter, minat yang berbeda-beda pada posisi ‘yang tepat’. Cara ini akan mendorong tercapainya tujuan bersama dan mendukung pengembangan potensi masing-masing individu.
4. Jangan pernah meremehkan orang lain.
- Apapun dan bagaimana pun kondisi atau pendapat orang lain, perlakukan mereka selayaknya diri kita ingin diperlakukan.
- Anggaplah semua orang penting. Mereka memiliki peran tersendiri, yg bisa jadi tidak bisa digantikan oleh orang lain.
5. Jangan menonjolkan diri atau sombong.
- Merasa diri paling penting dan lebih baik daripada orang lain *tidak akan* menambah nilai lebih bagi kita. Toh kita tidak bisa hidup tanpa orang lain.
- Jadilah beton dalam bangunan. Meski tidak nampak, namun sesungguhnya ialah yang menjadi penyangga kokohnya sebuah bangunan.
6. Cari sumber informasi yang terjamin kebenarannya.
- Perbedaan bisa muncul karena informasi yang salah. Oleh sebab itu, pastikan sumber informasi kita bisa terjamin dan dapat dipercaya kebenarannya. Lebih bagus lagi jika disertai bukti yang mendukung.
7. Koreksi diri sendiri sebelum menyalahkan orang lain.
- Menyalahkan orang lain terus menerus tidak akan banyak membantu kita. Bisa jadi kesalahan sebenarnya terletak pada diri kita. Karenanya, koreksi diri sendiri terlebih dahulu merupakan langkah yang paling bijaksana.
So, berhentilah menyesalkan perbedaan. Karena jika tidak, sobat akan kehilangan sumber kebahagiaan!
Ditulis Oleh: Anne Ahira
Baca Juga:
- Tetapkan Tujuan Hidup
- Hargai Apa Yang Kita miliki
- Membuat Password Lebih Kuat Atau Strong
- Fitur Ponsel Boros Baterai
- Google Siapakan Google Games
Entry filed under: Artikel. Tags: Anne Ahira, Artikel Anne Ahira, Artikel Motivasi.
36 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

Follow Me On Twitter
1.
FaDhLi | 5 Agustus 2010 pukul 16:14
Kalau menurut aku, perbedaan bukanlah faktor permasalahan yg utama dalam kehidupan ini.. Contohnya dgn adanya perbedaan budaya, kita dpat lebih mengenal antara satu budaya dengan budaya lainnya…
2.
rudi92 | 5 Agustus 2010 pukul 17:30
nah, maka dari itu, saya postingkan artikel ini.. coba, baca dari awal dan sampai selesai,, pasti sob Fadhli akan mengerti maksud dari artikel Anne Ahira ini..
3.
Yuan | 7 Agustus 2010 pukul 12:10
ini kyak’a prnah baca ya. . .
Newsletter dari Asian Brain ya…
Mantep2 tulisanya
4.
rudi92 | 7 Agustus 2010 pukul 13:23
@yuan: bener bgt ini memang newslater dari Asian brain indonesia, saya memposting ulang artikel ini karena tulisannya saya rasa sangat bermanfaat bagi pembaca..
5.
Mas Nawi | 7 Agustus 2010 pukul 13:13
Hallo, salam kenal mas dari itu tuh kemarin yang mengcopy tulisannya sampe empat buah.
Saya minta maaf, karena kemarin telah mengkopy tulisannya hingga 4 buah. sebenarnya setelah mengkopy itu saya ingin memberi tahu bahwa tulisan mas saya copy. Tapi karena intenet nya lelet jadi gak sempet.
Komentar mas ditulisan tersebut saya hapus dan diakhir posting saya menyertakan link asli tempat posting tersebut.
Sekali lagi saya minta maaf. Saya punya satu domain dot com jika mas mau akan saya berikan sama mas itung itung sebagai ucapan maaf saya itupun kalau mas bersedia menerima.
salam kenal dari blogger seberang.
6.
rudi92 | 7 Agustus 2010 pukul 13:32
terimakasih mas atas pengertian dari Mas Nawi, saya cuma sekedar mengingatkan saja, bahwa tidak semua orang menginginkankan tulisannya dicopas termasuk saya, apalagi mas nawi termasuk blogger senior, tentunya sudah mengetahui semua etika dalam dunia blogger..
Salam kenal juga mas, salam blogger..
7.
wywee | 7 Agustus 2010 pukul 13:35
Salam blogger juga. sekali lagi saya minta maaf
8.
rudi92 | 7 Agustus 2010 pukul 22:55
sama2 mas nawi,,
9.
tabut7 | 7 Agustus 2010 pukul 21:28
perbedaan jangan di buat menjadi konflik yang berlebihan… harus adil melihat masalah…
salam
http://tabut7.wordpress.com/
10.
rudi92 | 7 Agustus 2010 pukul 23:00
sama2 mas.. Salam blogger..
11.
putri fajar | 8 Agustus 2010 pukul 08:17
sangat bermanfaat..
terima kasih mas ^^
12.
rudi92 | 8 Agustus 2010 pukul 10:37
terima kasih kembali..
13.
fitr4y | 8 Agustus 2010 pukul 12:26
Pembelajaran tuk kita semua …
14.
rudi92 | 8 Agustus 2010 pukul 19:37
yupz bener bgt..
15.
Eyangresi313 | 9 Agustus 2010 pukul 02:12
Sebagian besar manusia hidup pada pendapat atau opini dan bukan pada kebenaran yang diketahuinya.
Sejenak tafakur dalam kehingan……..
Memaknai arti hidup dalam seraingkaian khilaf dan dosa…..
Lisan kadang tak terjaga,….
Jannikadang terabaikan,……
Hati kadang berprasangka,….
Sikap kadang menyakitkan,…..
Harapan ini akan menjadi indah…..
Jika maaf & silahturrahim ada diantara kita.
Selamat menempuh bulan suci Ramadhan 1431 Hijriah.
Atas nama pribadi dan keluarga saya ucapkan
Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga Allah selalu memberikan
Taufiq, Hidayah, Maghfirah dan Ridho-Nya untuk kita semua.
Amiiiii….n !
Salam untuk keluarga
16.
rudi92 | 9 Agustus 2010 pukul 11:04
salam juga..
17.
kangisa | 9 Agustus 2010 pukul 12:37
Wah postingan yang bagus nih… semoga perbedaan bisa menyatukan semua umat manusia didunia ini dengan saling menyadari segala kekurangannya… sukses ya…
18.
Eyangresi313 | 9 Agustus 2010 pukul 22:47
Orang yang mennyucikan diri dengan ibadah hingga menjadi orang yang rendah hati dan penyabar akan memperoleh kemenangan dan kesuksesan di bulan yang penuh dengan maghfiroh ini.
19.
kanvasmaya | 12 Agustus 2010 pukul 11:21
berkunjung berkunjung..
libur komen dlu ya..
mo ngucapin met menunaikan ibadah puasa semoga menjadikan berkah buat semua.. mengucap maaf juga dari KaMay & Keluarga jika ada salah baik kata ato lainnya..
terima kasih
KaMay..
http://kanvasmaya.wordpress.com/
20.
rudi92 | 16 Agustus 2010 pukul 10:11
terima kasih kang..
21.
closeboy | 18 Agustus 2010 pukul 16:55
bang, XL q knp ya gk bisa gretz lagi ??
22.
Rudini Silaban | 5 September 2010 pukul 21:24
Nice post Bro..
23.
jush6 | 9 Desember 2010 pukul 16:51
Halo teman..
tentu aja tukeran linknya msh berlaku
hehe
gmn jadi ga nii?
mkasih dah mampir ke blog saya ya ^-^
24.
unires | 19 Desember 2010 pukul 10:44
karena pelangi itu terdiri dari warna-warna yang berbeda
25.
arip | 19 Desember 2010 pukul 17:31
super sekalih ni, perbedaan memang bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dinikmati
26.
Penulis Cemen | 19 Januari 2011 pukul 23:31
Tuhan tidak menciptakan pelangi dengan satu warna
27.
ego | 10 April 2011 pukul 09:19
manusia diciptakan Tuhan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku.jadi perbedaan bukanlah hal asing.
28.
asbo | 22 April 2011 pukul 13:48
bagus juga,,membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. salah satunya dengan memposting ide-ide kreatip, inovatip dan pastinya bisa menginspirasi orang lain
29.
awandragon | 25 April 2011 pukul 17:29
Ya saya nikmati perbedaan saya
30.
alex | 15 Juni 2011 pukul 12:18
good article nih. mampir juga ya di blogku dan comment thx
31.
Ilma Aliya | 5 September 2011 pukul 16:15
seperti orang sering katakan: “Perbedaan itu indah”.
32.
Jackysan Lombok | 1 November 2011 pukul 07:28
wahhh… nice posting sob…
Yang nulis penulis tamu yach?
33.
ghea | 28 November 2011 pukul 13:53
nice post gan…salam kenal yah…
http://blog.umy.ac.id/ghea
thx yah…kabarin kalo sudah terpasang….
34.
winner | 4 Desember 2011 pukul 19:17
blog yg sangat bagus..
bolehkah saya bertukar link
ini blog saya
http://blog.umy.ac.id/winner
kalau boleh kabarin ya.hehe. makasih banyak sebelumnya
35.
Universitas Terbaik | 7 Desember 2011 pukul 14:27
jadikan perbedaan sebagai sesuatu yang bermanfaat,bhineka tunggal ika, berbeda beda tetap satu Indonesia
http://blog.umy.ac.id/satu/
salam kenal dari blogger UMY
36.
Obat Maag | 31 Desember 2011 pukul 11:11
terimakasih dengan adanya artikel ini saya mendapat pengetahuan baru yang sangat bermanfaat